Review 2023

Ternyata saya menulis (fiksi) sangat sedikit di tahun 2023. Hanya 6 cerpen dan 4 fiksi mini. Sisanya terjemahan dan non-fiksi. Jauh sekali dibanding tahun 2022: 16 cerpen dan 16 fiksi mini.

Tahun 2021 saya menulis 14 cerpen dan 1 fiksi mini.

Saya menulis lebih banyak di tahun 2022 karena saat itu saya punya target: satu cerpen setiap bulannya. Alhamdulillah bisa terlampaui.

Seharusnya saya bisa menulis lebih banyak di tahun 2023. Tapi saya lupa pasang target. Target itu penting. Tapi jangan sampai membebani.

Sebetulnya, ada tiga atau empat cerpen yang bisa selesai di tahun 2023. Yang tiga sudah saya tulis. Ada yang hampir selesai. Ketiganya lumayan panjang. Ada yang lebih 6000 kata. Mudah-mudahan bisa selesai tahun ini.

Selain itu, ada juga ‘penurunan kualitas’. Empat dari enam cerpen bertema perselingkuhan!

Meski begitu, saya senang akhirnya ada satu cerpen yang spesial. Selalu ada cerpen spesial setiap tahunnya. Alias “Cerpen of The Year.”

Tahun 2022 ada beberapa cerpen yang menurut saya bagus. Yang paling saya suka: Rumah Baru. Tahun 2023: Wawancara Kerja.

Wawancara Kerja sebetulnya cerpen daur ulang. Saya menulisnya di tahun 2022 atau 2021. Sudah jadi. Sudah pernah di-posting di sini. Tapi saya hapus. Tidak sesuai harapan. Lama tidak disentuh, saya putuskan untuk ditulis ulang.

Awal tahun ini seharusnya sudah ada satu yang selesai. Bukan termasuk yang tiga tadi. Tapi entah kenapa saya belum mau menulisnya. Mungkin saya lagi menikmati menulis non-fiksi. Mungkin saya belum pasang target.

Bagaimanapun, saya senang di hari-hari pertama tahun baru ini sudah bisa menyelesaikan beberapa tulisan. Walaupun non-fiksi. Walaupun pendek-pendek.

*      *      *

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don`t copy text!